BERITA DRN TERKINI

Tata Kerja

 

Sesuai dengan Peraturan Presiden No 16 Tahun 2005 pasal 4, maka DRN mempunyai tugas:

  • Membantu Menteri dalam merumuskan arah dan prioritas utama pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Memberikan berbagai pertimbangan kepada Menteri dalam penyusunan kebijakan strategis pembangunan nasional ilmu pengetahuan dan teknologi.

Fokus Tugas DRN

Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan PEndidikan Tinggi No. 521 / M / Kp / IX / 2015 tanggal 8 September 2015 , Fokus Tugas Dewan Riset Nasional Periode 2015-2018 adalah sebagai berikut:

  1. Merumuskan dan mengevaluasi pelaksanaan Agenda Riset Nasional (ARN).
  2. Memberikan pertimbangan kepada Menteri dalam merumuskan Arah dan Prioritas Utama Pembangunan IPTEK.
  3. Memberikan berbagai pertimbangan kepada Menteri dalam penyusunan dan pelaksanaan Kebijakan Strategis Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Jakstranas Iptek), Sistem Inovasi Nasional (SINas), dan kebijakan strategis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi lainnya.
  4. Melaksanakan Pemantauan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan kebutuhan IPTEK untuk pembangunan .
  5. Menjalin hubungan kemitraan dengan Dewan Riset Daerah(DRD) dan dewan-dewan sejenis di tingkat nasional maupun internasional.

Peran DRN

Selain melaksanakan tugas sebagaimana disebutkan di atas, maka DRN melaksankan peran sebagai:

  • Gudang pakar (brains trust),
  • Kelompok penjajakan (sounding board) dan
  • Pendukung moral (moral support) di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi;