BERITA DRN TERKINI

 

Bertempat di ruang rapat Dewan Riset Nasional gedung BPPT I , lantai 1 Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta. Komisi teknis teknologi informasi dan komunikasi melaksanakan rapat yang ke 2, Rapat yang dihadiri oleh Dr.Ir. Iding Chaidir, M.Sc ( Sekretaris Dewan Riset Nasional ), Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA ( Ketua Komisi teknis teknologi informasi dan komunikasi ), Dr.Eng.Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng, Prof. Heru Suhartanto, Dr.Ir. Dicky R.Munaf, MS,MSCE, Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc, Ph.D, Dr. Fadhilah Mathar ( Asisten Komisi teknis teknologi informasi dan komunikasi ) dan para staf sekretariat.

Pada rapat Komisi teknis teknologi informasi dan komunikasi kali ini membahas :

1.    Rencana Pembentukan konsorsium Internet of things ( IOT ) / 5 G.

2.    Pembahasan Internet of things ( IOT ) / 5G

 

Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.

·   Kesimpulan Internet of things ( IOT ) / 5 G:

1.    Dapat berpengaruh dan mempermudah kegiatan dimasyarakat

2.    Dapat membantu pemanfaatkan keselamatan public

3.    Dapat mengetahui data yang akurat dan cepat

4.    Dapat menggantikan peran manusia

5.    Dapat digunakan didalam segala bidang 

 ( FA )

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

Bertempat diruang rapat kementerian pertahanan Jl. Jati Raya Tim. No.1, Pondok. Labu, Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12450, Pada tanggal 27 Maret 2017. Komisi Teknis Pertahanan dan Keamanan melaksanakan rapat pertamanya yang dihadiri oleh Drs. Bambang S. Tejasukmana, Dipl.Ing ( Ketua Komisi Teknis Pertahanan dan keamanan ), Dr.Ir. Anne Kusmayati, Prof. Dr.Ir. Eddy Sumarno Siradj, M.Sc.Eng, Dr.Ir. Ade Bagdja, MME, Prof.Dr.Ir. Dedi Priadi, DEA, Brigjen TNI (Purn) Ir. Agus Suyarso, Prof. Dr. Sigit Riyanto, SH, LLM, Ir. Adrian Zulkifli ( Asisten Komisi teknis pertahanan dan keamanan) dan staf sekretariat DRN.

Dalam rapat pertamanya komisi teknis pertahanan dan keamanan membahas agenda kerja ditahun 2017. Rapat diawali pembukaan oleh ketua komisi teknis pertahanan dan keamanan Agar terwujudnya pertahanan Negara yang tangguh, Pembuatan peta industry yang terkait dengan hilirisasi, perumusan pembuatan Agenda Riset Nasional ( ARN ) dan perumusan pembuatan Naskah akademik dan perencanaan anggaran.

 

  Kesimpulan :

1.    Peta Industry yang berhilirisasi

2.    Merumuskan Agenda Riset Nasional ( ARN )

3.    Merumuskan dalam penyusunan Naskah Akademik

4.    Merencanakan anggaran kegiatan

5.    Policy Brief

6.    Sistem Inovasi Nasional

7.    Pengembangan kapal selam mini

8.    Pengembangan pesawat terbang tanpa awak

9.    Pengembangan Thorium menjadi pembangkit listrik

10.  Pengembangan Radar

( FA )

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

    Bertempat diruang rapat Gedung BPPT I Lantai 1 Jl.M.H Thamrin No.8, Pada tanggal 17 Maret 2017 Komisi Teknis Sosial Humaniora  melaksanakan rapat pertamanya yang dihadiri oleh Dr.Ir. Lala M. Kolopaking ( ketua Komisi Teknis Sosial Humaniora ), Dr.Ir. Bambang Setiadi, IPU ( Ketua Dewan Riset Nasional ), Prof. Sudharto P. Hadi, Ph.D ( Wakil ketua Dewan Riset Nasional ), Dr.Ir. Iding Chaidir, M.Sc ( Sekretaris Dewan Riset Nasional ), Prof.Dr. Ravik Karsidi. M.S,  Ir. Muhammad Najikh, Prof.Dr. Syamsuddin Haris, Dr.Drs. Kuskridho Ambardi, MA, Prof.Dr. Komaruddin Hidayat, Medy Parli K Wiriaatmaja Sargo, SH, MH dan para staf sekretariat.

    Pada rapat kali ini membahas 2 ( dua ) Agenda :

1.    Laporan Hasil Rapat badan pekerja

2.    Rencana kerja Komisi Teknis Sosial Humaniora  di Tahun 2017

   Rapat diawali pembukaan oleh ketua komisi teknis Sosial Humaniora  yang menyampaikan beberapa agenda kerja ditahun 2017, dalam pemetaan agenda riset nasional dan rencana pembuatan Naskah Akademik didalam penyusunannya. Dengan saran dan pemikiran dari anggota sesuai dengan keahlian dan bidangnya.

Menjadikan beberapa Kesimpulan sebagai berikut :

1.    Membuat dan penyusunan naskah akademik

2.    Pemetaan Agenda riset nasional

3.    Pembangunan Nasional

4.    Otonomi daerah

5.    Inovasi kelembagaan / kemitraan

6.    Inovasi pembiayaan Mikro

7.    Dimensi sosial dalam penyediaan air dan energi

8.    Kesenjangan sosial dan kemiskinan

9.    Inovasi sosial

10.Inovasi unggulan dimasing-masing daerah

( FA )

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

 

Bertempat di ruang rapat Gedung BPPT I Lantai 1 Jl.M.H Thamrin No.8, Pada tanggal 23 Maret 2017 Komisi Teknis Kesehatan dan Obat melaksanakan rapat pertamanya yang dihadiri, Dr. Ir. Bambang Setiadi, IPU ( Ketua Dewan Riset Nasional ), Dr.Ir. Iding Chaidir, M.Sc ( Sekretaris Dewan Riset Nasional ),  Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M(K) (Ketua Komisi Teknis Kesehatan dan Obat ), Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, MS,Apt, Dr. Trisa Wahyuni Putri, M,Kes, Ir. Titah Sihdjati Riadhie, Dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D, dr. Bambang Marwoto ( Asisten Komisi Teknis Kesehatan dan Obat ) dan para staf sekretariat.

Dalam rapat membahas Agenda kerja Rencana kegiatan komisi teknis Kesehatan dan Obat  di tahun 2017. Rapat diawali pembukaan oleh ketua komisi teknis Kesehatan dan Obat rencana kegiatan kerja, tentang riset dan teknologi di bidang kesehatan. Dilanjutkan ketua Dewan Riset Nasional (DRN) menyampaikan bahwasannya Dewan Riset Nasional telah melaksanakan serangkaian pembahasan melalui Tim Ad hoc RUU system Inovasi / Sisnas Iptek untuk pembuatan  dan penyusunan Agenda Riset Nasional dan Naskah Akademik dalam rangka melaporkan dan mohon pengarahan Bapak Menteri.

Kesimpulan :

1.      Merumuskan ARN komisi teknis kesehatan dan obat

2.      Merumuskan Naskah akademik

3.      Merencanakan anggaran kegiatan

4.      FGD dan kunjungan

5.      Policy brief

6.      Teknologi bidang kesehatan

7.      Adanya Resiko dalam inovasi bidang kesehatan

8.      Menerapkan Standarisasi Nasional Indonesia ( SNI )

9.      Inovasi alat kesehatan  ( FA )

 
Lihat Foto Lainnya

 

   

Bertempat diruang rapat Gedung BPPT I Lantai 1 Jl.M.H Thamrin No.8, Pada tanggal 9 Maret 2017 Komisi Teknis Energi melaksanakan rapat pertamanya yang dihadiri oleh. Dr. Ir. Arnold Soetrisnanto, Ir.FX. Sutijastoto, MA, Prof widodo Wahyu Purwanto, Dr. Muhammad A.M. Oktaufik, Ir. Hardiv Harris Situmeang, M.Sc, D.Sc, Dr. Tirto Prakoso Brojonegoro, M.Eng, Dr. Deendarlianto, ST, M.Eng, Prof. Triyogi Yuwono, Ph.D, Dr.Ir. Bambang Setiadi, IPU (Ketua Dewan Riset Nasional ), Dr.Ir. Iding Chaidir, M.Sc ( Sekretaris Dewan Riset Nasional ), dan Para Staf Sekretariat.

Dalam Rapat membahas 2 ( dua ) Agenda kerja:

1.    Laporan Hasil Rapat badan pekerja

2.    Rencana kerja Komisi Teknis Energi di Tahun 2017

 

Rapat diawali pembukaan oleh ketua Komisi Teknis Energi menyampaikan bahwa agenda riset komisi teknis Energi harus lebih dikaji lebih dalam sebagai kegiatan riset dan teknologi di Indonesia. Dengan saran dan pemikiran yang berkoordinasi dengan anggota komisi teknik sesuai dengan bidangnya.

kesimpulan dari Rapat Komisi Teknis Energi :

1.    Penyusunan & pembuatan Naskah Akademik

2.    Koordinasi program-program dengan anggaran yang ada

3.    Policy brief

4.    Pemanfaatan Panas Bumi dan Geothermal

5.    Menetapkan system prioritas Iptek

6.    Pemanfaatan sampah menjadi Energy

7.    Pemanfaatan Bio energy dari bahan minyak nabati

8.    Pemborosan Sumber Energy karena kemacetan (FA)

 
Lihat Foto Lainnya