BERITA DRN TERKINI

Rabu tanggal 14 februari 2018, Komisi teknis transportasi mengadakan rapat pertamanya ditahun 2018 diruang rapat garuda gedung Balitbang Kementerian Perhubungan Jakarta, Dalam pembukaan rapat ketua Komisi teknis Transportasi Bapak Danang Parikesit yang menyampaikan kegiatan komisi teknis transportasi ditahun 2017 dan penyusunan rencana kegiatan ditahun 2018, dilanjutkan sambutan Kepala Balitbang Kementerian Perhubungan sebagai tuan rumah yang mengatakan dalam pengembangan sarana transportasi kita perlu mengacu pada roadmap rencana induk transportasi nasional, karena saat ini dalam pengembangan transportasi nasional masih menyangkut produk asing, oleh karena itu riset roadmap tranportasi seperti kehilangan arah riset nasional seperti MRT dan LRT, maka transportasi nasional perlu adanya star up digital dibidang transportasi diekonomi sistem dalam rencana jangka panjang dalam pembuatan rootmap bidang tranportasi ada rancangan sistem transportasi nasional sudah dalam kajian aspek hokum, balitbang meminta DRN untuk membantu, upaya star up digital dan DRN kiranya dapat mensinergikan kepentingan riset, teknologi dan peneliti di Indonesia.

Andi Alisjahbana, ,mengatakan DRN sangat bisa membantu Balitbang dalam pengembangan transportasi akan tetapi perlu melihat teknologi yang digunakan didalam rootmap transportasi seperti contoh pemakaian teknologi AJSD ( Untuk mengetahui posisi pesawat diwilayah Indonesia ) dibandara, permasalahannya masih banyak bandara-bandara di Indonesia yang belum memenuhi standarisasi Internasional sehingga teknologi AJSD tidak bisa dipasang, bidang kereta api adanya rencana kereta cepat, oleh karena itu perlu percaya pada sebuah teknologi terhadap jaringan network teknologi adanya taxi udara dalam standarisasi dibidang transportasi, teknologi akan terus berkembang seperti teknologi dibidang listrik, mobil dan motor listrik akan tetapi pekembangan teknologi listrik perlu memperhatikan infrastruktur yang siap mendukung perkembangan listrik.

Bambang Sugeng mengatakan dalam perkembangan teknologi informasi saat ini kita harus dapat mengikuti perkembangan zaman, yang dapat mempengaruhi bidang transportasi digital agar tidak merusak sector  transportasi yang resmi seperti contoh Gojek, Grabbike, Uber dll, oleh karena itu Pemerintah harus dapat mendorong cepat pembangunan transportasi massal seperti MRT dan LRT, dalam sector transportasi harus mempunyai perencanaan yang solid sehingga dapat menyesuaikan dalam perkembangan zaman.

Sigit Priyanto mengatakan Disetralisasi dalam bidang transportasi harus dapat bekerja sama dengan bidang IT, oleh karena itu dalam perkembangan transportasi saat ini kementerian Perhubungan harus dapat bekerja sama dengan Kementerian komunikasi dan Informatika. Sehingga dapat menciptakan transportasi yang aman dan nyaman bagi para penggunanya.

Tri Achmadi mengatakan Digitalisasi dibidang transportasi harus mempunyai Transaksionalnya dengan port to port data, sehinga pemerintah dapat memantau secara langsung kegiatan transportasi nasional, permasalahan saat ini perekaman data belum efektif sehingga berbagai data belum jelas didapat seperti contoh perekam data muatan kapal Fery data jelasnya belum ada, dan data sekarang sifatnya hanya akuisisi. Menanggapi jalan-jalan diIndonesia yang menanjak dengan membuat terowongan atau EMEN  dengan standarisasi dari kementerian PUPR, dan dapat membuat teknologi capsul ( Cable Car ) yang biasa digunakan diluar negeri.(FA)

 
Lihat Foto Lainnya