Download

Kata Pengantar

Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Kementerian Riset dan Teknologi Tahun 2011 disusun guna memenuhi kewajiban sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 28 Pasal 3 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akunt- abilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Pada tahun 2011 Kementerian Riset dan Teknologi bertekad melaksanakan Reformasi Birokrasi, dimana penguatan akuntabilitas kinerja merupakan salah satu sasaran area perubahan. Perubahan dimaksud mencakup perubahan pola pikir (mind set), budaya kerja (culture set), dan perubahan sistem (system set) guna mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) dan berorientasi pada hasil (result oriented government), sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan stakeholder lainnya.

Di antara perbaikan-perbaikan yang dilakukan adalah penguatan sistem pengendalian program/kegiatan melalui penguatan UKM-P3 (Unit Kerja Menteri untuk Pemantauan dan Pengendalian Program) yang berfungsi untuk melakukan pemantauan, verifikasi serta evaluasi kegiatan/program. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan yang mema- dai, bahwa program-program strategis berjalan sesuai dengan yang ditargetkan. Kementerian Riset dan Teknologi juga melakukan revisi Renstra 2010-2014 termasuk di dalamnya Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam upaya peningkatan peran dan kontribusi Kementerian Riset dan Teknologi bagi pembangunan nasional.

Laporan ini disusun mengacu pada indikator-indikator yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Ke- menterian Riset dan Teknologi Tahun 2010–2014, serta berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar ma- syarakat dan berbagai pihak yang berkepentingan dapat memperoleh gambaran tentang kinerja Kementerian Riset dan Teknologi kami akan terus melakukan perbaikan untuk lebih menyempurnakan pelaporan ini dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas organisasi.

                                                                                                                                                          Jakarta, Maret 2012

               

                                                                                                                                              Menteri Negara Riset dan Teknologi