BERITA DRN TERKINI

 

 

     

Download   

 

 

Kata Sambutan

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas ridha-Nya sehingga Laporan Kegiatan Komisi Teknis Bidang Energi Baru dan Terbarukan DRN bisa diselesaikan dengan baik.

 

Laporan ini berisi Program Kerja, Hasil-hasil Kegiatan dan Tulisan mengenai Isu Aktual yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan pada tahun 2007. Program Kerja meliputi program kegiatan yang telah dan akan dijalankan dalam kurun waktu 2005-2008, target capaian 2009, dan sasaran yang ingin dicapai pada  tahun 2025. 

 

Hasil-hasil Kegiatan merupakan hasil-hasil Rapat Anggota Komisi Teknis dan Workshop yang dilaksanakan oleh Komisi Teknis Energi Baru dan Terbarukan. Sementara, isu aktual diangkat dari tulisan salah satu anggota komisi teknis yang menyoroti masalah Pengembangan Teknologi Solar Cell secara global maupun di Indonesia.

 

Harapan kami, laporan ini dapat digunakan sebagai masukan dan acuan bagi peneliti, akademisi, masyarakat pemerhati energi, dan pengambil keputusan dalam menentukan arah penelitian dan pengembangan energi khususnya untuk bidang energi baru dan terbarukan.

 

Akhir kata, tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam pemberian data dan informasi, sehingga seluruh kegiatan dan laporan Komisi Teknis Energi Baru dan Terbarukan ini dapat terlaksana dengan baik.

 

Jakarta, Maret 2008

 

Ketua Komisi Teknis Energi Baru dan Terbarukan

Dewan Riset Nasional

 

 

 

Hudi Hastowo

 

 

Download

 

Kata Sambutan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan YME atas bimbingan dan lindungan-Nya sehingga buku laporan ini dapat diselesaikan pada waktunya.

 

Buku kecil ini berisi tentang rekaman kegiatan DRN Komisi Teknis (Komtek) Ketahanan Pangan selama tahun 2007, yang terdiri dari gambaran tentang program kerja, hasil-hasil yang dicapai dan paparan tentang isu aktual di bidang pangan yang mendapat perhatian khusus selama tahun 2007.

                   

Program Kerja Komtek Ketahanan Pangan Tahun 2007 disepakati berdasarkan Rapat Pripurna Komtek pada tanggal 24 Februari 2007. Berdasarkan program kerja tersebut dilaksanakan kegiatan baik berupa pertemuan, lokakarya dan kegiatan lainnya yang hasilnya diuraikan pada Bab II. Isu aktual yang disampaikan pada Bab III disarikan dari artikel- artikel yang ditulis dan dipublikasikan melalui website DRN oleh para anggota DRN dari Komtek Ketahanan Pangan.

 

Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku ini.

 

Jakarta, April 2008 Ketua Komtek Ketahanan Pangan DRN

 

Benyamin Lakitan

 

 

 

 

Ketua Komtek Ketahanan Pangan

Dewan Riset Nasional

 

Tata Kerja & Tata Cara Pelaksanaan DRN

  

Download

 

SAMBUTAN KETUA DEWAN RISET NASIONAL

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas perkenan-Nya sehingga Buku Pemetaan Kegiatan Riset Periode Pelaksanaan 2006- 2007 ini dapat diselesaikan.

 

Buku ini merupakan salah satu upaya Dewan Riset Nasional / DRN dalam rangka melaksanakan fokus kegiatannya yaitu Pemantauan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dalam hal ini dikaitkan dengan Implementasi Agenda Riset Nasional / ARN 2006-2009. Dokumen ARN 2006-2009 sendiri telah disusun, diterbitkan, disosialisasikan, dan disebarluaskan oleh DRN kepada para pemangku kepentingan iptek di tanah air sejak bulan Agustus 2006.

 

Dokumen Pemetaan Kegiatan Riset Periode Pelaksanaan 2006-2007 ini merupakan hasil kegiatan selama kurun waktu 2006 dan 2007 yang pada bagian terakhir disampaikan sumbangan saran dan rekomendasi dari DRN tentang hal-hal yang perlu ditindaklanjuti secara operasional. Tujuan yang ingin dicapai oleh Pemetaan Kegiatan Riset Lembaga ini antara lain diarahkan kepada sejauh mana kegiatan riset yang tengah dan akan dilakukan (periode 2006-2009) di lembaga-lembaga riset pusat dan daerah telah selaras dengan kegiatan-kegiatan di dalam enam bidang fokus yang tertera dalam Agenda Riset Nasional 2006-2009.

 

Pemetaan Kegiatan Riset ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam rangka penyusunan database kegiatan riset yang komprehensif dan lebih baik yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan riset yang sesuai maupun untuk kepentingan pengembangan iptek lainnya. Dengan demikian, sebagai salah satu sumbangan pemikiran dari DRN, buku ini diharapkan dapat dipakai oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka pengembangan iptek nasional. Di masa mendatang, diharapkan pemetaan kegiatan riset dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dokumen ini dapat disempurnakan secara konsisten dengan memperhatikan dinamika riset iptek di Indonesia.

 

Untuk itu, pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh mitra pemetaan yang berasal dari berbagai lembaga riset di Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini maupun kepada seluruh narasumber yang telah memberikan masukan-masukan yang berharga. Terima kasih secara khusus diucapkan kepada Tim Pemetaan di Sekretariat DRN yang telah mencurahkan segala daya upaya untuk pelaksanaan kegiatan ini. Juga kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pemikiran, waktu, dan tenaga sehingga memungkinkan dapat dilaksanakannya Pemetaan Kegiatan Riset Lembaga ini. Terima kasih untuk dedikasinya.

 

Semoga Tuhan selalu memberkahi kita semua dan selamat bekerja.

 

Jakarta, Desember 2007

 

 

 

 

Ketua Dewan Riset Nasional

 

 

 

 

 

 

Mahdi Kartasasmita

 

   

Download

 

 

  Kata Pengantar

 

Pada era globalisasi dewasa ini, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan kemampuan daya saing suatu bangsa.

Hal ini dapat dilihat dari kecenderungan yang terjadi yakni pergeseran paradigma pembangunan ekonomi, dari pembangunan ekonomi yang berbasis sumber daya menjadi berbasis pengetahuan. Dalam konteks ini, penguasaan iptek menjadi sangat strategis sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing bangsa secara berkelanjutan.

                             

Pembangunan iptek pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun peradaban bangsa. Pembangunan iptek dalam rangka pembangunan nasional perlu dilakukan secara lebih terarah dan terpadu, agar hasilnya dapat bermanfa at yang sebesar- besarnya bagi kepentin gan masyarakat dan bangsa. Untuk mewujudkan hal ini perlu dilakukan pengembangan secara simultan terhadap sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Sisnas P3 Iptek) yang mengandung dan membentuk keterkaitan yang tidak terpisahkan dan saling memperkuat antara unsur-unsur kelembagaan, sumber daya, serta jaringan iptek dalam satu kesatuan yang utuh di lingkungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengembangan Sisnas P3 Iptek sangat strategis untuk mendukung peningkatan daya saing bangsa secara keseluruhan.

 

Penyusunan arah dan prioritas pembangunan iptek, baik nasional maupun daerah, merupakan langkah strategis yang perlu dilakukan agar implementasi dari Sisnas P3 Iptek dapat optimal dalam mendukung pembangunan iptek nasional. Dalam UU No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, secara eksplisit dijelaskan mengenai pentingnya penyusunan arah dan prioritas pembangunan iptek, baik nasional maupun daerah. Untuk membantu pemerintah dalam menyusun arah serta kebijakan pembangunan iptek, maka Pemerintah Pusat diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Riset Nasional (DRN), sedangkan Pemerintah Daerah diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Riset Daerah (DRD).

 

Dengan demikian, dalam konteks otonomi daerah, pembentukan DRD sangat strategis untuk mendukung peningkatan daya saing daerah melalui pemberdayaan lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan di daerah. Pembentukan DRD dimaksudkan sebagai pranata yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah untuk memperkuat perwujudan otonomi daerah di bidang iptek.

 

Pengembangan dan pemberdayaan DRD merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan daya saing bangsa secara keseluruhan. Agar pengembangan dan pemberdayaan DRD dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien maka perlu dibuat suatu panduan yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pembentu kan dan penyelenggaraan DRD. Untuk mendukung hal ini, Kementerian Negara Riset dan Teknologi bersama dengan Dewan Riset Nasional menyusun buku "Pedoman Panduan Pembentukan & Penyelenggaraan DRD" ini yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan acuan bagi Pemerintah Daerah dalam pembentukan dan penyelenggaraan DRD sebagai lembaga publik yang profesional. Dengan terbentuknya DRD sebagai lembaga iptek di daerah, diharapkan pelaksanaan pembangunan iptek di daerah dapat berkontribusi secara signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerah.

 

 

 

Jakarta,   Juli 2007

 

 

Tim Penyusun