BERITA DRN TERKINI

Bal;

 

 

Senin 26 Maret 2018, Balitbang Kota Palangkaraya berkesempatan mengunjungi Dewan Riset Nasional ( DRN ) di Jakarta, bertemu langsung dengan Sekretaris DRN Bapak Iding Chaidir dan anggota komisi teknis pangan dan pertanian Bapak Utama Kajo dan Sekretariat DRN. Balitbang Palangkaraya diwakili oleh ketua Balitbang dan Staf dari Balitbang. Tujuan Balitbang palangkaraya ingin meminta pendapat  dan masukan dari DRN, untuk acara Seminar yang akan dilaksanakan diPalangkaraya, saat ini Balitbang Palangkaraya sudah melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, balai-balai pertanian dan balai riset untuk menjadikan unggulan daerah.Balitbang Palangkaraya saat ini mempunyai 3 bidang yaitu bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang inovasi daerah. Kota palangkaraya merupakan kota yang mempunyai 3 wajah masyarakatnya seperti wajah kota, wajah hutan dan wajah pedalaman, dengan adanya seminar ini bertujuan mendengar masukan dari DRN dan DRD yang ditugaskan menyusun agenda riset daerah ( ARD ) ditahun 2019, agar dapat mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Palangkaraya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakatnya. Pemerintah daerah yang digagas Walikota Palangkaraya saat ini sedang mendorong disektor pariwisata daerah, dimana saat ini Palangkaraya mempunyai 200 danau terdiri dari danau permanen dan danau musiman ( danau yang terbentuk bila air laut pasang dan akan kering bila musim kemarau), dengan sungai yang lebar dan dalam maka pemerintah daerah berencana membuat obyek wisata susur sungai dan wisata sungai sebangau ( sungai air hitam ).

Masukan dari DRN sangat penting adanya rencana seminar membahas isu-isu saat ini, oleh karena itu DRN akan siap membantu dan siap mencarikan narasumber dan pakar-pakar sebagai pembicara dalam mencari solusi terhadap masalah yang ada, dalam hal riset perlu dilihat komuditi riset yang sudah ada disana, perlu dikembangkan lagi bukan melakukan riset dari awal lagi, seperti contoh beras Inpara yang sedang berkembang, sehingga dapat menuju kesasaran utama yang dapat mendorong pendapatan daerah, perlu mengembangkan pertanian ( beras ), perikanan ( budidaya ikan belida, ikan lais, ikan Patin, Ikan Betok. dll), peternakan ( pengembangan ayam KUB ( Ayam kampong unggulan Baru ).  lahan gambut yang terdapat disana bisa dimanfaatkan dan ditanami pohon dengan menggunakan teknologi pengolahan tanah atau bisa juga dengan menggunakan abu vulkanik dari gunung merapi, oleh karena itu dalam hal ini Balitbang Kota palangkaraya sangat membutuhkan peneliti dan perekayasa dimana tugas peneliti menciptakan temuan dan paten sedangkan perekayasa memanfaatkan hasil termuan dari peneliti menjadi komersialisasi yang digunakan dan bermanfaat buat masyarakat.  ( FA )  

 
Lihat Foto Lainnya