BERITA DRN TERKINI

 

Jumat 19 Januari 2018, Balitbang dan Dewan Riset Daerah ( DRD )  Jawa Tengah melakukan kunjungan ke Dewan Riset Nasional ( DRN ) di Jakarta, bertemu langsung dengan Ketua Dewan Riset Nasional Bapak Bambang Setiadi dan Sekretaris Dewan Riset Nasional Bapak Iding Chaidir, tujuan dari Balitbang dan DRD Jawa Tengah ialah ingin meminta pendapat dan  masukan dari Ketua dan Sekretaris DRN mengenai tugas – tugas DRD, kegiatan DRD, fungsi DRD serta anggaran untuk kegiatan DRD yang selalu dipertanyakan beberapa DRD Kota dan DRD Kabupaten yang berada di Jawa Tengah.

Ketua DRN Bapak Bambang Setiadi mengatakan tugas Utama dari DRN ada 3 membuat ARN ( Agenda Riset Nasional, memberi masukan Menteri Riset, Teknologi dan mambangun kemitraan dengan DRD ( Dewan Riset Daerah ), dalam membangun kemitraan dengan DRD, DRN sudah melakukan pelantikan DRD dan Seminar diberbagai daerah seperti di Jambi, Palangkaraya, Ambon, Riau dll. Serta membentuk forum-forum DRD seperti forum DRD Se-Jawa tengah, forum DRD se- Sumatera, ada rencana DRD lain seperti forum DRD se-Sulawesi, Forum DRD Se-Kalimatan akan segera membentuk forum / seminar yang serupa dengan mengangkat isu-isu yang sedang ada didaerah tersebut dengan tujuan dari seminar tersebut sebagai mencari solusi dari permasalahan yang ada. Seperti DRD Jawa Timur, pendapat / masukannya selalu dijadikan Perda ( Peraturan Daerah ) oleh Gubernur Jawa Timur Oleh karena itu Peran DRD sangat penting karena sangat membantu Kepala daerah dan selalu memberi masukan langsung ke Gubernur, Walikota dan Bupati. DRN menyampaikan bahwasannya DRN saat ini sedang membahas UU ( Undang-undang ) Inovasi dan Ekosistem Inovasi dalam rangka menerapkan sistem Inovasi Nasional di Indonesia yang sudah mencangkup hilirisasi dari hasil temuan sehingga menjadi komersialisasi seperti yang di lakukan Korea Selatan yang telah menjadikan Samsung sebagai salah satu pendapatan perekonomian Korea Selatan, oleh karena itu DRD Jawa tengah harus dapat meningkatkan pariwisata, perikanan dan pertanian, masyarakat petani dalam pembenihan, budidaya, dan panen, menjadikan sebagai pusat unggulan Nasional.  ( FA )

    

 
Lihat Foto Lainnya