BERITA DRN TERKINI

 

JELE’VAN (NAGA) KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR

Kronologis Cerita

Sumber utama cerita merupakan seorang anak muda bernama Slamet 23 tahun seorang pekerja emas diseputaran sungai Mahakam, cerita ini bermula pada pertengahan bulan Desember 2009 lalu diwaktu senjang diluar dari rutinitas bekerja mencari emas Slamet beserta seorang teman sesama pencari emas sedang berburu dimana diwaktu perjalanan pulang dari berburu hendak kembali ke sampan (perahu) di seputaran kawasan hulu sungai mahakam tepatnya hulu Riam Haloq meraka bertemu dengan seekor ular besar yang biasa disebut masyarakat jeleva’an (naga) sedang melintas disungai mahakam mengarah ke hulu sungai, menurut slamet yang pada saat kejadian sempat mendokumentasikan momen tersebut dengan sebuah handphone miliknya yang saat ini sudah tersebar dimasyarakat dan telah dipubliklasikan di media masa, besar ular tersebut diperkirakan 3 kali lebih besar dari drum minyak yang biasa digunakan untuk menyimpan bahan bakar bagi para pemilik kapal diseputaran Long Bagun dan panjang ular tersebut mencapai 60M sampai dengan 80M, warna kulit ular hitam dengan mata yang cukup besar sesuai dengan ukuran ular tersebut.

 
Selengkapnya