BERITA DRN TERKINI

 

 

Jumat 28 September 2018, Rapat Badan Pekerja yang keempat dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat DRN Gedung BPPT 1 Lantai 1, Jakarta.

Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua DRN, dengan mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta rapat. Selanjutnya disampaikan Agenda Rapat, yang pada intinya adalah penuntasan PRN (Prioritas Riset Nasional) 2020-2024.

Keangotaaan dan Kelembagaan DRN saat ini berada pada masa transisi, dimana secara de yure sudah berakhir, namun  de facto masih berlaku sampai 31 Desember 2018. Untuk keanggotaan kemudian / yang akan datang diharapkan  dapat melanjutkan akumulasi pengetahuan yang sudah dibangun (knowledge sustainability) DRN selama ini. Transisi juga terjadi mengingat RUU Perubahan UU No.18 tentang Sisnas Iptek belum dapat disyahkan sebagai UU.

Hasil diskusi selama Rapat Badan Pekerja menghasilkan draft Tema Riset dan Topik Riset yang akan dikaji lebih dalam untuk Prioritas Riset Nasional 2020-2024 sebagai berikut :

 

No

Komtek

Hasil Presentasi dari Pemikiran Tema dan Topik Riset PRN 2020-2024

1

Komtek Pangan dan Pertanian

Penyusunan PRN pada Komtek Pangan dan Pertanian berbasis pada ARN, kebutuhan Industri 4.0 dan dalam rangka merespon terjadinya Perubahan Iklim, dengan mengacu pada materi (GLAST, 2017), yang mencakup bio-science, teknologi perubahan iklim dan INDUSTRI 4.0. Tema disusun berdasarkan pengelompokan komoditas, sedang Topik disusun berdasarkan hulu-hilir proses.

Masukan untuk penyempurnaan PRN Pangan dan Pertanian terutama tentang Nexus FEW (Food-Energy-Water), yang diharapkan dapat dimunculkan topik riset tentang Pengembangan Model dan Skenario Kebijakan Nexus/ Integrasi FEW. Penggunaan kata TIK diganti dengan teknologi digital agar lebih menyesuaikan dengan terminologi teknologi digital saat ini.

2

Komtek Energi

Tema dan Topik di bidang Energi disesuaikan dengan Visi bidang energi adalah pengembangan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan, bersih, dan berkelanjutan, sehingga Tema dan Topik tentang energi baru dan terbarukan harus berorientasikan ramah lingkungan.

3

Komtek Kesehatan dan Obat

Permasalahan pokok di Indonesia di bidang Kesehatan dan Obat adalah masih tingginya jumlah  orang sakit (penyakit menular maupun penyakit tidak menular), pelayanan kesehatan yang rendah, dan tingginya import bahan dan alat kesehatan.

Untuk penyakit tidak menular adalah tingginya diabetes (sumber segala penyakit), yang dianggap sebagai bahaya utama, sedang penyakit menular seperti TBC juga masih meresahkan, karena tidak hanya paru-paru yang terkena TBC, tetapi organ lainnya.

Untuk menyusun Tema dan Topik mengacu pada Kepres no. 6/ 2016, dan No 7/2017, dalam rangka mendorong kemandirian industri farmasi Bahan baku obat dan Alkes (s/d 2015).

4

Komtek Material Maju

Material maju berorientasikan untuk mendukung pengembangan Industri 4.0 di bidang lainnya, terutama di bidang industri Hankam, Energi dan industri Manufaktur.

5

Komtek Transportasi

Bidang transportasi difokuskan untuk peningkatan kapasitas angkut barang dan penumpang baik di darat, laut maupun di udara. Disamping itu Transportasi dalam keadaan darurat, seperti pada kecelakaan, kebakaran, dan sebagainya.

6

Komtek TIK

TIK pada dasarnya mendukung bidang lainnya dalam mengimplemtasikan proses hulu-hilir suatu industri. Pengembangan Infrastruktur dan Akses TIK, Pengembangan Aplikasi TIK menuju penerapan ekonomi digital, Pengembangan Teknologi TIK untuk mendukung Industri 4.0, dan Pengembangan Konten Berbasis TIK.

7

Komtek Pertahanan dan Keamanan

Tema riset bidang Hankam mengacu pada program-program yang telah ditentukan oleh Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) berdasarkan pada Undang-Undang yang mengatur kemandirian industri pertahanan, yaitu Undang Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

8

Komtek Sosial Humaniora

Tema riset bidang Sosial Humaniora mengacu pada permasalahan pokok nasional dalam upaya kemandirian perekonomian, menjaga NKRI dan penyiapan sumber daya manusia yang berjati diri, maju dan ber-Iptek dan ber-Imtaq.

Tema dan Topik masih mengacu pada ARN, untuk mewujudkan daya saing dan kemandirian perekonomian nasional. Selain itu juga pengembangan bisnis berbasis potensi local dengan mengacu pada konsep CSV (creating shared value), yaitu pengembangan bisnis dalam suatu wadah organisasi kemasyarakatan dengan memanfaatkan dana dari CSR (corporate social responcibility.

 

 

Berdasarkan PRN yang telah dikirim tersebut, pada rapat hari ini diharapkan dapat melihat kembali dan menyempurnakan PRN yang telah dikirim. Dimohonkan dapat dicek kembali untuk finalisasi dan DRN akan mengirimkan melalui surat dan di input secara online melalui website prnristekdikti.lipi.go.id. (SP/ Edit: K)

 

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

 

Kamis 27 September 2018, Rapat Komisi Teknis Transportasi yang kedua dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat DRN Gedung BPPT 1 Lantai 1, Jakarta.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Komtek Transportasi DRN menyampaikan agenda rapat yang akan dilakukan adalah membahas Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024. Anggota Komtek Transportasi meberikan masukan mengenai Tema Riset dan masing-masing Tema Riset dilengkapi dengan Topik Riset.

Hasil diskusi selama Rapat Komtek Transportasi menghasilkan draft Tema Riset dan Topik Riset yang akan dikaji lebih dalam untuk Prioritas Riset Nasional 2020-2024 sebagai berikut :

                                                          

No

Tema Riset

Topik Riset

1

Pengembangan Teknologi Infrstruktur dan Sarana Transportasi Darat, Laut, dan Udara untuk Peningkatan Kemampuan, Keselamatan, Kehandalan, dan Daya Saing

1.      Pengembangan Teknologi Apung untuk Pembangunan Prasarana Transportasi Laut di Wilayah Kepulauan

2.      Pengembangan Teknologi Terowongan untuk Prasarana Transportasi Darat di Daerah Pegunungan guna Meningkatkan Keselamatan Transportasi Darat

3.      Pengembangan Teknologi Cable-Car untuk Prasarana Transportasi Darat di Daerah Pegunungan dan Padat Pemukiman

4.      Pengembangan Integrasi Teknologi Pengukur Dimensi, Berat Kendaraan dan Jenis Muatan untuk Pelabuhan Penyeberangan guna Peningkatan Keselamatan Transportasi Penyeberangan.

5.      Pengembangan Teknologi Smart Pavement

6.      Pengembangan Teknologi Bioaspal

7.      Pengembangan Teknologi Maritime  Aviation Indonesia

8.      Pengembangan Air Space Segregation Management

9.      Pengembangan Teknologi Mesin Sarana Transportasi yang Adaptif terhadap Biofuel

10.  Integrasi Instrumentasi Teknologi Sarana dan Prasarana

2

Pengembangan Teknologi Transportasi Pendukung Manajemen Rantai Pasok dan Peningkatan Kompetensi SDM untuk Menurunkan Biaya Logistik Nasional

1.      Pengembangan Teknologi Drone Pengangkut Barang Ringan untuk Mendukung Manajemen Rantai Pasok di Perkotaan Padat Pemukiman

2.      Pengembangan Teknologi Peti Kemas Mini Berbahan Non-Metal untuk Penunjang Logistik Berskala Kecil – Menengah di Wilayah Kepulauan

3.      Pengembangan Express Cargo antar pulau menggunakan UAV Amphibi

4.      Integrasi Tol Laut dengan Pelayaran Rakyat di Kawasan Timur Indonesia

5.      Efisiensi Sistem Logistik Pertanian dan Perikanan

6.      Pengembangan Sistem Logistik di Wilayah Tertinggal,Terdepan, Terluar dan Perbatasan

 

3

 

Pengembangan Transportasi Massal Perkotaan Terpadu dengan Tata Ruang dan Teknologi Informasi untuk Peningkatan Angkutan Umum

 

 

1.      Pengembangan Sistem Informasi Terpadu untuk Angkutan Umum Perkotaan

2.      Pengembangan Tiket Elektronik Terpadu untuk Angkutan Massal Perkotaan

3.      Dampak Pengopeasian MRT dan LRT terhadap pergerakan orang di Jabodetabek

4.      Pengembangan Model Kawasan Berorientasi Transit

5.      Universal Desain Sistem Angkutan Umum yang Mengakomodasi Masyarakat Berkebutuhan Khusus

6.      Desain dan Arsitektur ITS untuk Transportasi Perkotaan

 

4

 

Kebijakan Tatakelola dan Pendanaan dalam Mendorong Perbaikan Pelayanan Publik dan Investasi Non-Pemerintah untuk Infrastruktur, Sarana, dan Pelayanan Transportasi Umum

1.      Penyusunan Model Standard Kerjasama Non–Pemerintah melalui Skema PSP (Private Sector Participation) untuk Pembangunan Transportasi Nasional dan Daerah

2.      Penyusunan Model Standard Konsesi Prasarana dan Sarana Transportasi Nasional dan Daerah

3.      Penyusunan Model Standard Subsidi Angkutan Barang untuk Transportasi Laut Antar Pulau.

4.      Kebijakan Pelayanan Transportasi Untuk Kedaruratan (kecelakaan, bencana alam, kebakaran dan event besar)

5.    Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Tol Trans Jawa dan Sumatera

 

 

Hasil rapat ini akan dikaji ulang kembali karena masih berupa masukan dari anggota Komtek Transportasi sebelum diinputkan ke website prnristekdikti.lipi.go.id dan akan terlampir dalam surat dalam pengajuan topik PRN 2020-2024. (SN/ Edit: K)

 

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

 

Senin 24 September 2018, Rapat Komisi Teknis Pangan dan Pertanian yang kedua dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat DRN Gedung BPPT 1 Lantai 1, Jakarta.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Komtek Pangan dan Pertanian DRN menyampaikan agenda rapat yang akan dilakukan adalah membahas Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024. Komtek Pangan dan Pertanian akan membahas 5 Tema Riset dan masing-masing Tema Riset dilengkapi dengan 5 Topik Riset.

Hasil diskusi selama Rapat Komtek menghasilkan draft Tema Riset dan Topik Riset yang akan dikaji lebih dalam untuk Prioritas Riset Nasional 2020-2024 sebagai berikut :

                                                         

No

Tema Riset

No

Topik Riset

1

Pengembangan Teknologi Produksi, Pasca Panen, Pengolahan dan Distribusi Pangan dan Holtikultur Strategis (Padi, Jagung, Kedele, Bawang Merah, Cabe, Pangan Lokal Potensial)

1

Teknologi Pemuliaan dan Produksi Bibit Unggul dengan Rekayasa Genetik tahan cekaman biotik dan abiotik

2

Teknologi Budidaya Presisi  dan beradaptasi dengan  perubahan iklim

3

Teknologi Mekanisasi dan Otomatisasi Panen & Pascapanen untuk mengurangi susut dan mempertahankan kualitas.

4

Teknologi Pengolahan & Pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah.

5

Teknologi Distribusi & pemasaran dengan memanfaatkan TIK untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok

 

2

 

Pengembangan Teknologi Produksi, Pasca Panen, Pengolahan dan Distribusi Produk Perkebunan dan Kehutanan Berorientasi Ekspor (Kelapa Sawit, Karet, Kakao, Kopi, Tanaman rempah obat dan hasil hutan)

 

1

Teknologi Pemuliaan dan Produksi Bibit Unggul dengan Rekayasa Genetik berorientasi industri

2

Teknologi Budidaya Presisi  dan beradaptasi dengan  perubahan iklim

3

Teknologi Mekanisasi dan Otomatisasi Panen & Pascapanen untuk meningkatkan produktivitas dan standar mutu industri.

4

Teknologi Pengolahan & Pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah.

5

Teknologi Distribusi & pemasaran dengan memanfaatkan TIK untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok

 

3

 

Pengembangan Teknologi Produksi, Pasca Panen, Pengolahan dan Distribusi Produk Peternakan dan Perikanan Berorientasi Ekspor (Ruminansia, Unggas lokal, Ikan budidaya dan Hasil laut)

 

1

Teknologi Pemuliaan dan Produksi Bibit Unggul dengan Seleksi dan Rekayasa Genetik

2

Teknologi Budidaya Ternak dan Ikan secara  Presisi untuk meningkatkan produktivitas

3

Teknologi Mekanisasi dan Otomatisasi Panen & Pascapanen untuk mempertahankan kualitas pasok produk peternakan dan perikanan.

4

Teknologi Pengolahan & Pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah.produk peternakan dan perikanan

5

Teknologi Distribusi & pemasaran dengan memanfaatkan TIK untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok produk peternakan dan perikanan

 

 

 

4

 

Perekayasaan Alsintan  dan Teknologi Informasi Komunikasi  untuk Peningkatan Produktivitas Pangan Pertanian

 

1

Sistem Teknologi Digital  untuk kesesuian lahan, komoditas dan waktu tanam dan panen

2

Teknologi Alsintan dan Teknologi Digital untuk penyiapan dan pengolahan lahan

3

Teknologi Alsintan dan Digital utk efisiensi budidaya

4

Teknologi Alat Mesin dan Digital untuk pengolahan dan pengemasan

5

Teknologi Alat Mesin dan Digital untuk distribusi dan pemasaran

 

5

 

Riset Penguatan Kebijakan, Kelembagaan, Tata Kelola Sumberdaya dan Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Pangan dan Pertanian

 

1

Dampak perubahan iklim terhadap pola pengelolaan  pertanian. (cekaman abiotik, efek CO2 ,efisiensi sumber daya, pengembangan varietas baru)

2

Kelembagaan pertanian masa depan untuk mengantisipasi perubahan iklim, bioindustri pertanian dan industri pertanian 4.0

3

Tata kelola Pertanian dengan memanfaatkan teknologi digital (e-marketing, e-bisnis, e-banking)

4

Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian mengantisipasi perubahan iklim, bioindustri pertanian dan industri pertanian 4.0

5

Strategi dan Kebijakan Pertanian mengantisipasi perubahan iklim, bioindustri pertanian dan industri pertanian 4.0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil rapat memutuskan akan melakukan studi banding dan meminta masukkan dari berbagai pihak institusi riset di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya  pada tanggal 17 sampai 19 Oktober 2018 .(H)

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

 

Rabu 26 September 2018, Rapat Komisi Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang ketiga dilaksanakan di Ruang Rapat Komtek Sekretariat DRN Gedung BPPT 1 Lantai 1, Jakarta.

Rapat dibuka olehKetua Komtek TIK DRN,Basuki Yusuf Iskandar mengucapkan terima kasih kepada peserta rapat yg sudah hadir, beliau juga menyampaikan perkembangan TIK yang ada sampai saat ini.

Iding Chaidir selaku Sekretaris Dewan Riset Nasional, memaparkan perkembangan DRN dan saat ini DRN diminta oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti untuk menyusun dokumen Prioritas Riset Nasional 2020-2024.

Dalam hal disampaikan agenda rapat difokuskan pada dua hal, yaitu:  1) Diharapkan adanya masukan terhadap Dokumen Prioritas Riset Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komuniasi.2) Menyusun dokumen terkait dengan Tema dan Topik Prioritas  Riset Nasional 2020-2024 yang sesuai dengan kebutuhan/kriteria yang kita perlukan, sehingga pada akhirnya didapatkan gambaran yang utuh untuk Prioritas Riset.

Hasil diskusi selama Rapat Komtek TIK menghasilkan draft Tema Riset dan Topik Riset yang akan dikaji lebih dalam untuk Prioritas Riset Nasional 2020-2024 sebagai berikut :

                                                          

No

Tema Riset

Topik Riset

1

Pengembangan Infrastruktur dan Akses TIK

1.      Teknologi Network (a) Satelite, (b) Terestrial, (c) Fibre Optics

2.      Teknologi Receiver dan Transmitter

3.      Smart Antenna dan Teknologi Access

4.      Teknologi Server, High Perfomance Computing

5.      Komponen Pendukung Network dan Access

2

Pengembangan Aplikasi TIK Menuju Penerapan Ekonomi Digital

1.      I-Learning

2.      I-Business & Industry

3.      E-Government & Cyber Security

4.      Smart City, Smart Nationa

5.      Start Up Company Berbasis ICT

 

3

 

PengembanganTeknologi TIK untuk Mendukung Industri 4.0

 

 

1.      Big Data dan Cloud Computing

2.      IoT & Security System

3.      Artificial Intelligent

4.      5-G

5.      Smart Devices

 

4

 

Pengembangan Konten Berbasis TIK

1.      Multimedia

2.      Geographic Information System (GIS)

3.      Game dan Animasi

4.      Image, Audio dan Video Processing, Augmented Reality, Virtual Reality

5.    Social Media

5

Riset Kebijakan Pengembangan TIK

1. Pengembangan SDM TIK

2. Pengembangan Energi untuk TIK, Green ICT

3. Pengembangan Standar Nasional TIK

4. Pengembangan Sistem Inovasi TIK

5. Data Sharing Antar Instansi Pemerintah

 

 

Iding Chaidir menyampaikan bahwa pada hari Jumat 28 September 2018 akan di adakan rapat Badan Pekerja dan apa yg dihasilkan rapat  kali ini akan dibahas di rapat tersebut agar dapat memberikan gambaran kepada Ketua Dewan Riset Nasional keseluruhan Komisi Teknis Dewan Riset Nasional.

Untuk mempercepat pencapaian target, akan dijadwalkan pertemuan selanjutnya. (RA)

 

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

Senin 17 September 2018, Rapat Komisi Teknis Energi yang Keempat dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat DRN Gedung BPPT 1 Lantai 1, Jakarta.

 

Acara diawali dengan sambutan Ketua Komtek Energi DRN menyampaikan agenda rapat yang akan dilakukan adalah membahas Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024. Komtek Energi akan membahas 5 Tema Riset dan masing-masing Tema Riset dilengkapi dengan 5 Topik Riset.

 

Hasil diskusi selama Rapat Komtek menghasilkan draft Tema Riset dan Topik Riset yang akan dikaji lebih dalam untuk Prioritas Riset Nasional 2020-2024 sebagai berikut :

                                                          

 

No

Tema Riset

No

Topik Riset

1

Risbang dan Inovasi Teknologi Bahan Bakar Bersih Berbasis Energi Baru dan Terbarukan serta Rendah/Zero Karbon.

1

Teknologi Produksi Bahan Bakar Bioenergi (Biodisel, Bioethanol, Bioavtur, Biohidrogen).

2

Teknologi Produksi Bahan Bakar dari Limbah dan Sampah.

3

Teknologi Produksi Bioenergi Berbasis Maritim.

4

Teknologi Sel Bahan Bakar (Fuel Cell).

5

Teknologi Penyiapan dan Produksi Bahan Bakar Nuklir Fisi dan Fusi.

 

2

 

Risbang dan Inovasi Teknologi Energi/Kelistrikan Berbasis Energi Baru dan Terbarukan serta Rendah/Zero Karbon.

 

1

Teknologi Pembangkit Energi/Listrik Panas Bumi Skala Kecil.

2

Teknologi Pembangkit Listrik Variabel ET (Surya dan Angin).

3

Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Mini/Mikro Hidro dan Maritim.

4

Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa, Sampah Kota dan CCS.

5

Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

 

3

 

Risbang dan Inovasi Sistem Manajemen,Teknologi Efisiensi, Konservasi, dan Smart Energy.

 

1

Teknologi Pembangkitan Listrik Hibrid dan Sistem Jaringan Pintar (Smart Grid).

2

Sistem Managemen Energi Pintar (SEMS dan Sistem Kontrol).

3

Sistem dan Teknologi Hemat Energi.

4

Teknologi dan Manajemen Penyimpanan Energi (Batere, Bioenergi, Batere Nuklir, dll).

5

Kebijakan Nasional (Pricing Policy, dll) Mendukung Pembangunan Energi Berkelanjutan.

 

4

 

Risbang dan Inovasi Teknologi Peningkatan Cadangan dan Produksi Minyak, Gas Bumi serta BBM.

 

1

Teknologi Peningkatan Produksi Minyak Bumi dari Sumur Marginal (EOR).

2

Teknologi Eksplorasi Minyak dan Gas Laut Dalam.

3

Teknologi Kilang BBM dan Petrokimia Terintegrasi dan Bersih.

4

Teknologi Pengembangan Minyak dan Gas Serpih (Shale Oil & Gas)

5

Teknologi Pengembangan Gas Hidrat Laut Dalam (Gas Hydrat Methane).

 

5

 

Risbang dan Inovasi Teknologi Energi Fosil Menuju Energi Rendah/Zero Karbon.

 

1

Teknologi Konversi Batubara Melalui Pencairan dan Gasifikasi.

2

Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Fosil dengan CCS dan Pemanfaatannya (CCUS).

3

Penyiapan Bahan Bakar Kimia (DME, dll) Berbasis Batubara dan Biomassa.

4

Teknologi Pengembangan Gas Methane Batubara (CBM).

5

Teknologi Pengembangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah (UCG).

 

 

Hasil rapat ini akan diinputkan ke website prnristekdikti.lipi.go.id dan akan terlampir dalam surat  dalam pengajuan topik PRN 2020-2024. (K)

 

 

 
Lihat Foto Lainnya