Anggota Komisi Teknis Material Maju Dewan Riset Nasional (DRN) melakukan Rapat Komisi Teknis yang pertama di tahun 2020 pada Kamis (04/06/2020) via Google Meeting. Pertemuan rapat online ini dihadiri oleh Nurul Taufiqu Rochman (Ketua Komtek Material Maju), Edy Giri Rachman Putra, Nofrijon Sofyan, Jamasri dan Dwi Gustiono.

Rapat ini dilatarbelakangi bagaimana kontribusi penelitian Material Maju dalam menangani COVID-19 dan cara mereview standar produk kesehatan dilihat dari aspek material.

Standar material untuk kesehatan (Masker, APD, dsb) berbeda dengan aplikasi produk lainnya, perlu ditelaah regulasi dan standar yang terkait. Setidaknya ada aspek fungsional dan lifetime yang perlu diperhatikan. Beberapa aplikasi material dalam kaitannya dalam COVID-19, seperti pada filter sirkulasi udara untuk mengurangi paparan virus dan Masker nanoteknologi.

Meski bidang material maju bisa dikatakan tidak terdampak langsung, perlu adanya arahan pengembangan material maju terkait penanggulangan COVID-19 dengan adanya Regulasi/Standar dan Fasilitas pengujian, seperti kasus standarisasi masker N95 yang tidak ditemukan di Indonesia. Diperlukan strategi proaktif agar tidak bersifat reaktif seperti saat ini dengan cara mendorong lembaga Pengujian memiliki alat karakterisasi yang dibutuhkan.

Kedepannya, perlu kemandirian penyediaan Bahan Baku lokal (riset hulu), peralatan dan komponen dalam bidang kesehatan akan digantikan dengan material maju yang lebih baik daripada teknologi konvensional sekarang ini. Contoh: aplikasi sensor (material cerdas) menggantikan reagen kimia tradisional.

Hasil rapat ini memberikan kesimpulan yakni: Membuat Recommendation Brief yang akan dikemas interaktif dengan bentuk infografis dan narasi seperlunya yang berisi Peran Material Maju (Hasil penelitian yang sudah ada, Review standar/regulasi, Peralatan Karakterisasi yang dibutuhkan dan Proyeksi arah pengembangan bidang material ke depannya, termasuk strategi penguatan kemandirian nasional dari hulu hingga hilir)

 

(SP/edit:K)

 

 
Foto Lainnya