BERITA DRN TERKINI

 

Ketua Dewan Riset Nasional menghadiri acara Rakor Dewan Riset Daerah (DRD) dan Anugerah Inovasi Daerah Provinsi Lampung pada hari Selasa, 29 Oktober 2019 di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.

Ketua Dewan Riset Nasional memberikan arahan Peran DRD dalam Pembangunan Lampung. Dalam Paparannya, Peran DRD sungguh sangat penting dalam memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah dalam bidang riset dan inovasi harus senantiasa diperkuat dan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan perekonomian daerah.

Ketua Dewan Riset Nasional juga mengapresiasi adanya kegiatan lomba anugerah inovasi daerah yang bertujuan memotivasi dan menumbuhkembangkan kreativitas para pelajar, peneliti dan masyarakat di Lampung dan berharap inovasi-inovasi yang telah dibuat tidak hanya sebagai "prakarya" seperti kegiatan di sekolah tapi dapat di komersialisasikan di Lampung dan Nasional.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggadeng Dewan Riset Nasional (DRN) dan Dewan Riset Daerah (DRD) Lampung untuk bersama-sama melakukan inovasi demi kepentingan rakyat Lampung. Hal tersebut dilakukan dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Lampung dan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta tentang pelaksanaan kerja sama dalam rangka mendukung pembangunan di Lampung.

Nota kesepahaman ditandatangani Gubernur dan Para Rektor, di antaranya Universitas Lampung, Universitas Bandar Lampung, Universitas Malahayati, Universitas Saburai, Universitas Tulang Bawang, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, IIBI Darmajaya, Umitra, dan Universitas Muhamadiyah Lampung.

Dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, maka pemerintah daerah setempat dapat melakukan inovasi pada semua bentuk pembaruan guna mendukung kinerja. Inovasi yang berupa proses, mekanisme ataupun produk didapat dari hasil kelitbangan yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka menumbuhkembangkan pemanfatan, pengembangan inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi agar serasi serta mampu bersaing, berdaya guna, dan berhasil guna.

Untuk mewujudkan hal tersebut, badan litbang harus mampu berkolaborasi dengan lembaga riset lainnya, khususnya dengan DRD. Hal itu diharapkan dapat mendukung Pemprov Lampung dalam merumuskan arah prioritas dan kerangka kebijakan di bidang penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar penyusunan rencana kegiatan pembangunan daerah di masing-masing satuan kerja.

Ketua DRD Lampung, Hasriadi Mat Akin, menjelaskan pihaknya bertugas mencoba memberikan kajian tentang potensi daerah yang sangat besar. Hal ini mengingat Lampung mempunyai penghasilan produksi pertanian yang sangat besar, seperti singkong, padi, jagung, dan kopi.

Di bidang perternakan Lampung juga penghasil ternak yang besar, serta memiliki garis pantai terpanjang di Indonesia. Untuk itu, potensi ini seyogianya menjadi modal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Lampung. Keterpaduan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat diharapkan untuk membangun sistem inovasi daerah sehingga potensi alam yang demikian besar dapat menjadi nilai tambah yang dapat mengangkat perekonomian Lampung. Kerja sama dan sinergi antara DRD dan DRN yang kelak menghasilkan suatu inovasi daerah yang mampu mengangkat perekonomian daerah.

(K)

 
Foto Lainnya