BERITA DRN TERKINI

Pada hari Rabu 15 Novembr 2017 Dewan Riset Nasional mengadakan Rapat Badan Pekerja dalam Agenda rapat badan pekerja membahas persiapan Sidang Paripurna yaitu Rancangan Undang-undang Inovasi, Penghapusan DRN/DRD dalam UU 18/ 2002, Konsorsium dan kemitraan DRN – DRD. Yang akan disampaikan Ketua Dewan Riset Nasional dalam Sidang Paripurna yang ke- 2 nanti. Yang rencananya akan dihadiri oleh anggota DPR, Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Gubernur Jawa Timur dan para narasumber , Oleh karena itu tujuan dari rapat Badan Pekerja adalah meminta masukan, pemikiran dan sarannya dari para anggota yang akan hadir  sebagai rekomendasi laporan yang akan disampaikan ketua Dewan Riset Nasional dalam Sidang Paripurna.

Seperti Rancangan Undang-undang Inovasi secara Naskah Akademik sudah 80% jadi dan sudah diserah ke Menteri Riset,tekhnologi dan Pendidikan Tinggi dan DPR-RI , serta sudah dilakukan Uji Publik dengan melakukan berkoordinasi dengan Fraksi PKB, Mastel ( Masyarakat Telematika dan Imeri ( Universitas Indonesia ). Mengapa Undang-undang Inovasi harus ada di Indonesia?  karena Negara-negara maju saat ini sudah memiliki Undang-undang Inovasi, Punya dana Inovasi, Dewan Inovasi seperti contohnya USA, Uni Eropa, China, Korea Selatan, India.

 

Kesimpulan  :

a.  Dalam menjelaskan Inovasi DRN menggunakan formulasi :    Inovasi = Invensi x Komersialisasi

b.  Inovasi adalah bagian strategi pengetahuan berbasis Ekonomi

c.  Tahap – tahap proses inovasi suatu Negara dimulai dari penyusunan Undang – undang Inovasi

d.  Diperlukan suatu Dewan Riset dan Inovasi Nasional ( DRIN ) dengan salah satu tugasnya adalah mendorong hubungan saling menguntungkan antara Universitas dan Industri.  ( FA )

 
Rapat Badan Pekerja (BP) Ke 4, Rabu 15 November 2017 (FOTO)