BERITA DRN TERKINI

 

Pada hari senin tanggal 9 Oktober 2017, Dewan Riset Nasional komisi Teknis Material Maju mengadakan Rapat dan kunjungan kerja lapangan ke reaktor Riset serbaguna GA Siwabessy di BATAN kawasan Puspiptek Serpong, Dalam UU 18/2002 : Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan Rahmat Tuhan yang maha esa, Presiden Republik Indonesia dirubah menjadi : UU Sistem Nasional Ilmu pengetahuan dan Teknologi saat ini sedang dibahas di DPR oleh karena itu Dewan Riset Nasional mengusulkan adanya UU Inovasi yang bisa dibuat sendiri-sendiri antara UU18/2002 Sistem Nasional dengan UU Inovasi atau digabungkan antara keduanya. Mengapa Undang-undang Inovasi harus ada sendiri? Karena saat ini Negara-negara yang maju didunia sudah memiliki Undang-undang Inovasi sendiri seperti : USA, Uni Eropa, Korea Selatan, Australia, China dll. Oleh karena itu Undang-undang dalam pengembangan Inovasi adalah keharusan karena Indoensia belum memiliki aturan, UU, Act tentang Inovasi dan RUU Inovasi itu merupakan langkah terbaik Dewan Riset Nasional memberi masukan kepada Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengenai Kebijakan Riset Nasional.

Tujuan utama dari Inovasi adalah adanya sebuah struktur yang sepadan definisnya dan inovasi itu harus berkelanjutan, karena sasarannya meliputi bidang pertanian, sumber daya alam dan Industri, karena sebuah industry memerlukan adanya riset, Industri, Politik dan anggaran.

Kesimpulan :

1.    UU Inovasi merupakan suatu keharusan

2.    UU inovasi harus ada Kolaborasi antara Kementerian dan Kelembagaan

3.    Sistem Inovasi Harus adanya : Kelembagaan, Network dan Sumber daya Iptek

4.    Unsur dalam Inovasi meliputi Kebaruan dan Pemanfaatan Ekonomi umum

( FA )

 
Lihat Foto Lainnya