BERITA DRN TERKINI

 

Pada hari Selasa tanggal Oktober 2017, Dewan Riset Nasional mengadakan Rapat Ad Hoc IV untuk menjawab undangan rapat dari Fraksi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa ), DPR –RI ( Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia )  yang mengundang Dewan Riset Nasional untuk hadir pada hari kamis tanggal 5 Oktober 2017 di Gedung MPR-RI di Jakarta, pembukaan Rapat Ad Hoc dibuka oleh Bapak Dr.Ir. Bambang, IPU Ketua Dewan Riset Nasional  yang mengucapkan terima kasih kepada para anggota Dewan Riset Nasional  yang hadir, Ketua Juga meminta masukan dan saran dari para anggota yang hadir untuk persiapan pertemuan dengan Fraksi PKB DPR – RI dan bahan-bahan atau materi yang akan digunakan atau dipakai dalam presentasi pemaparan Dewan Riset Nasional tentang Undang-undang 18 tahun 2002 dan ada rencana Dewan Riset Nasional dalam pembuatan Undang-undang Inovasi didalam pertemuan nanti dengan Fraksi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa ).

Presentasi nanti didepan anggota Fraksi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa ) harus sesuai dengan isu-isu yang sedang dibahas Dewan Riset Nasional tentang Inovasi Nasional. Rencana Undang-undang sifatnya harus tidak mengatur Riset, selalu jadi Prioritas, Pembiayaan Riset yang juga masuk kedalam bagian Inovasi, karena saat ini Riset-riset lebih banyak untuk Plat Merah atau sebuah lembaga Pemerintah seperti BATAN,LIPI,BPPT…dll dan bukan diperuntukan untuk swasta.

Didalam Inovasi sebenarnya pelaku Utamanya adalah Swasta atau Plat Kuning ( Umum ) jadi didalam Undang-undang 18 tahun 2002 kurang mengatur atau berpihak pada swasta.

Oleh karena Dewan Riset Nasional harus mendorong untuk focus terhadap rumus:

 

Innovation = Invation * Comersialitation

 

Karena Dewan Riset Nasional merupakan lembaga Pemerintah yang anggotanya merupakan kumpulan dari wakil-wakil Pemerintah, wakil Swasta, Perguruan Tinggi, Balitbang,Pengusaha, Pebisnis.....dll.

 

KESIMPULAN :

 

1.    Undang-undang 18 tahun 2002 akan berjalan sendiri

2.    Undang-undang Inovasi harus berjalan sendiri

3.    Undang-undang 18 dan Undang-undang Inovasi digabungkan

4.    Harus tau Sisnas dan Inovasinya

5.    Iptek menjadi paying Inovasi karena Riset-riset yang berkaitan dengan Teknologi akan berahir pada Inovasi.

 

 
 
Lihat Foto Lainnya